Rabu, 19 April 2023

Kegiatan jalan jalan ke Benteng Bongkap

Foto ketika kami sedang berjalan jalan di sekitar kelenteng bongkap ^ ^

Benteng Kuto Panji atau Benteng Bong Kap adalah benteng yang terletak di Desa Belinyu, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan
Bangka Belitung, Indonesia. Pada hari Senin dini hari, pukul 08.00 pada jam pertama,kami diajak pergi ke kelenteng bongkap pada tanggal 15 bulan 1 kalender lunar cina. Saat itu kami berpas-pasan dengan pelajaran agama Buddha. Kegiatan kami disitu tidak lain adalah sembahyang. Dibongkap terdapat banyak pohon pinus yang berjejer sejajar dengan rapi ditanah dan rerumputan yang segar dan hijau, serta disuguhkan pemandangan lain yang tak kalah begitu indah ialah kolam ikan yang sangat besar dan luas dan terdapat begitu banyak ikan yang berwarna warni di dalamnya dan juga pohon pohon yang berada didepan kolam itu yang lebih memberikan nuansa aesthetic (indah). Selain itu didekat kelenteng bongkap juga terdapat bangunan bersejarah yang menjadi asal muasal nama kelenteng bongkap tersebut. Nama dari bangunan bersejarah itu adalah Benteng Bongkap. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menetapkan Benteng Kuto Panji atau Benteng Bongkap ini sebagai salah satu cagar budaya Indonesia. Lalu mengapa benteng tersebut dinamakan Bongkap? Eeits, ternyata dibalik nama atau julukan tersebut, terdapat kisah bersejarah didalamnya loh!. Mau tau kisahnya?, yukk simak cerita di bawah ini! ^_^

Jadii, Benteng Kuto Panji dibangun oleh seorang raja di Dataran tinggi Tibet yang melarikan diri ke Pulau Jawa karena adanya ancaman dari Dinasti Qing. Dalam perjalanannya ia hanya sampai di Pulau Bangka. Namanya adalah Bong Khiung Fu. Ia awalnya hanya mendirikan istana di Pulau Bangka sebagai tempat persembunyian dari bajak laut dan sebagai tempat kediaman bersama keluarganya. Setelah beberapa lama menetap, ia kemudian meminta izin untuk mendirikan benteng Kuto Panji kepada Kesultanan Palembang yang berkuasa di Pulau Bangka. Benteng Kuto Panji dijadikan sebagai pertahanan terhadap serangan bajak laut. Benteng Kuto Panji kemudian dijadikan sebagai pusat kerajaan bawahan yang dipimpin oleh Bong Khiung Fu dalam kekuasaan Kesultanan Palembang. Pembangunan Benteng Kuto Panji berlangsung selama 5 tahun dari tahun 1664–1669 Masehi. Bahan bangunan yang digunakan berasal dari Tiongkok dan bahan alami di sekitar lokasi pembangunan benteng. Bahan bangunan benteng berupa campuran pasir dan batu yang direkatkan dengan semen dan putih telur angsa. Benteng Kuto Panji dapat bertahan hingga akhirnya rusak akibat serangan bajak laut pada tahun 1774 secara terus-menerus. 

Nahh, jadi itu teman teman cerita dari adanya Benteng Bongkap di desa Belinyu, dan mengapa dinamakan Bongkap, baiklah sekian dari blog saya hari ini, semoga apa yang tertulis di blog saya hari ini menambahkan wawasan lebih untuk kamu yang belum tau sejarah dari Benteng Bongkap dan letak Benteng Bongkap, see you soon! Byeee 👋🏻